Sabtu, 09 November 2024

PERSEMBAHAN DIRI


Bacaan hari ini tentang bagaimana janda miskin memberikan 3 keping uang sebagai persembahan, dan Tuhan bilang bahwa apa yang dia berikan jauh lebih besar dari yang diberikan orang kaya.

Kenapa begitu?
Perenungan hari ini bukan Tuhan melarang kita jadi kaya, tapi lebih bagaimana memberikan secara totalitas dan ikhlas. Sulit? Pastinya, apalagi aku belum ada penghasilan. Bentarrr, bukan hanya diajarkan untuk ikhlas & totalitas aja, tapi Tuhan juga mau supaya kita mempersembahkan diri kita agar bisa DIA pakai. Jika ingat akan hal ini, latar belakang sama dengan cerita santa Theresia Lisieux yang menjadikan dirinya bola untuk Tuhan pakai dan mainkan, kalau gak dipakai biarkan bolanya tidak terlihat orang lain atau diabaikan.

Begitu pula bacaan hari ini, mengajarkan untuk jangan hanya memberikan kemampuan, talenta, dan hal baik kepada Tuhan. Memberikan kelemahan plus kekurangan yang ada di diri kita, juga merupkan persembahan lebih bernilai di mata Tuhan. 

Siapa yang kadang kalau memberikan persembahan cenderung masukin aja uang ke kolekte dan udah itu selesai. Padahal momen ini yang harus kita pakai untuh menyerhkan diri dan semuanya ke Tuhan. Kita suka lupa untuk plus kan dengan diri kita, dan plus lagi minta disempurnakan dengan kurban Yesus Kristus.

Suka mikir gini gak: "aduhh gak ngasih kolkte dulu karena gak ada uang, dosa gak ya?". Eitts..., jawabanya gpp banget kok. BTW nih, Tuhan gak minta duit dan harta mu karena DIA udah kaya. 

Terus gimana dong? Simpelnya adalah kamu saat persembahan berdoa dan menyerahkan diri kamu sebagai persembahan Tuhan agar bisa digunakan, dipakai, dikembangkan untuk gereja, sesama dan membesarkan nama-NYA.

Sertakan doa saat persembahan seperti ini:

Tuhan, ini yang sudah ku berikan (jika ngasih rejeki) jika gak memberikan bisa pilih:
Tuhan, ini aku anak MU. Walaupun aku belum bisa ngasih apa- apa hari ini, aku cuman bisa mepersembahkan diri ku dan hidup ku sepenuhnya kepada KAMU. Gunakanlah aku sebebasnya, jadikan aku alat-MU untuk gereja dan sesama. Walaupin tidaklah sempurna, aku mohon sempurnakan dengan kurban Putra-MU Yesus Kristus biarlah nama-Mu semakin besar di bumi, amin.

Jadi mulai sekarang, memberikan bukan dilihat dari jumlahnya. Jangan minder dengan tidak memberikan apapun ke kotak kolkte, karena persembahan diri ke Tuhan jauh lebih besar dari pada uang dan harta yang diberikan. Apalagi sampai mengijinkan DIA memakai dan menggunakan kamu adalah suatu sukacita yang luar biasa. Apalagi sampai anak- anaknya bisa memberikan keluh kesah, beban, kesulitan, dll kepada dia dan menyatukan dengan Yesus. Jika kamu mulai membuka hati, maka tuntunan DIA atas hidup Mu sangatlah besar. 

Sahabat kita mengajak kita menapaki jalan "Pasrah" dan "memberikan semua ke Allah". Walaupun kamu khuatir habisa ini kayak apa, tapi percaya bahwa DIA akan benar-benar menjadikan kamu alat-NYA. Belum terlihat dalam hidup aku tuh, tapi percaya atau gak Tuhan pasti gak akan membiarkan kamu kehilangan DIA dan membiarkan kekurangan. 

Malah banyak berkat yang bisa kamu rasakan secara nyata sekarang, kemudian hari, atau nanti saat kamu udah gak ada di dunia. Mungkin kebalikannya, kamu gak merasakan dampak dan berkatnya, tapi orang lain bisa meraskan berkat luar biasa atas kehadiran kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar